Selasa, 22 Maret 2016

Predefined Variable dan Modularisasi

Share it Please
Assalammu'alaikum wr wb...

konbanwa, selamat malam semua... :D
Balik lagi nih sama mimin. #eaa. Nah, kali ini mimin akan mempost mengenai Predefined variable dan Modularisasi dalam pemrograman web. Waah, kelihatan agak berat yak? tenang aja, insya Allah mudah aja kok, intinya teliti dan telaten pasti bisa mengerjakan sintaks-sintaks dibawah ini. Bateway, maksudnya Predefined variabel dan modularisasi itu apaan?? bahasa planet baru? enggak kok, hehe. langsung aja yah, cekidot! ^^

NOTES:
1. Pastikan teman-teman meliki dan sudah mengaktifkan xampp atau aplikasi web sejenis
2. Setiap file yang teman-teman buat di teks editor (pada artikel ini) disimpan dalam folder htdocs yang ada di folder xampp teman-teman yaa.


A. Predifined Variable
  •  Predifined variable adalah variabel yang sudah digunakan oleh PHP dan tidak bisa digunakan lagi oleh programmer.
  • Ada beberapa predefined variabel, antara lain:
1. $_GET
Variabel $_GET bisa berasal dari diketik di url browser ataupun menggunakan masukan melalui formulir dengan metode get.
  • Menggunakan URL
1. Ketikkan sintaks dibawah ini pada editor text yang teman-teman miliki.


2. kemudian simpan dengan nama 'get.php'(tanpa tanda petik).
3. Buka browser teman-teman, dan ketikkan localhost/(nama folder teman-teman di htdocs jika ada)/get.php?nama=Amkikuro(berarti nama yang dimasukkan adalah Amkikuro). Lalu tekan enter.

Dan, gambar diatas adalah hasilnya. :D

  • Melalui formulir dengan metode get
1. Membuat file baru pada teks editor. Kita simpan dengan nama formget.php

2. Buka pada browser dan ketikkan ini pada urlnya, localhost/peweb4/formget.html
Setelah itu, klik 'kirim'. maka hasilnya akan seperti di bawah ini

Disini peweb4 adalah nama folder tempat mimin menyimpan file-file ini dalam htdocs hehe, kalau teman-teman tidak punya, ya tidak usah dipakai. Bagi yang menuliskannya dalam folder, maka tulislah sesuai dengan nama folder kalian.


2. $_POST
Variabel post sebenarnya tidak beda jauh dengan get. Yang membedakan adalah, variabel post hanya bisa dimasukkan atau diisi melalui formulir dengan metode post. Namun, karena itulah variabel ini dinilai lebih aman dibandingkan variabel get.

1. Buatlah file baru pada teks editor dengan sintaks yang sama seperti pada get.php, namun ganti $_GET menjadi $_POST. simpanlah dengan nama post.php

<?php
//variabel $_POST
echo $_POST['nama'];


?>

2. Buat file baru lagi. kali ini untuk membuat formulir postnya. Ketikkan sintaks yang sama seperti pada formget.php, namun seperti yang diatas, gantilah $_GET menjadi $_POST.

<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<title>Formulir POST</title>
</head>
<body>
<form method="post" action="post.php">
Nama : <input type="text" name="nama">
<input type="submit" value="kirim" name="kirim">
</form>
</body>
</html>

Simpan dengan nama formpost.php

3. buka browser dan ketik localhost/peweb4/formpost.html maka hasilnya akan seperti berikut


Lalu klik 'kirim' dan akan muncul nama yang teman-teman kirim.

3. $_SESSION
$_SESSION ini adalah variabel yang digunakan pada aplikasi web yang sifatnya multiuser. Dengan variabel ini, Multiuser berarti setiap user memiliki batas akses yang berbeda sesuai dengan tingkatan atau kapasitasnya. Dalam variabel session harus selalu diawali dengan session_start().

1. Buatlah file baru dan simpan dengan nama index.php
 

2. Setelah itu, buatlah file baru lagi dan simpan dengan nama ceksession.php
<?php
session_start();
echo "<b> Hai   </b>". $_SESSION['nama'];
?>

3. Buka browser dan ketikkan pada alamatnya http://localhost/ dan tekan enter. Kenapa tidak menuliskan nama index.php? karena index.php adalah berkas atau file utama. Jadi, jika tidak diketikkan nama file, maka otomatis berkas utamalah yang dibuka. :) Hasilnya seperti dibawah ini
Klik 'Cek session' dan akan muncul isi dari file ceksession.php


B. Modularisasi
Modularisasi berarti program dalam modul php akan dibagi kedalam beberapa modul.Setiap modul atau script akan dikembangkan secara terpisah dengan tujuan dan fungsi khususnya masing-masing yang nanti dapat digunakan kembali. Oleh karena itu, maka proses perkembangan aplikasi menjadi lebih cepat karena tidak perlu menulis ulang kembali fungsi atau operasi-operasi khusus yang telah dituliskan, dan dapat digunakan di aplikasi yang berbeda.
Beberapa modularisasi yakni: 

1. require
Jika modularisasi tidak ditemukan maka, akan menampilkan pesan Fatal Error dan eksekusi script akan dihentikan. contohnya,

1. Buatlah file dengan nama kepala.php dengan isi sebagai berikut.

<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<title>Modularisasi</title>
</head>
<body>
<h2>Ini Modul kepala.php</h2>
</body>
</html>

2. Buatlah file dengan nama kaki.php

<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<title>Modularisasi</title>
</head>
<body>
<h2>Ini Modul kaki.php</h2>
</body>
</html>

3. Lalu, buatlah file index.php dengan isi sbb

<?php
require "kepala.php";
echo "<h1>Ini Halaman Utama</h1>";
require "kakii.php";
?>

perhatikan pada line ke 4, mimin menuliskan kakii.php padahal seharusnya kaki.php, ini untuk menguji require yang dimaksud.

4, Buka browser dan ketikkan pada alamatnya localhost/index.php dan inilah hasilnya


Seperti yang diduga, ada Fatal Error pada line ke-4 dikarenakan tidak bisa menemukan file dengan nama yang dimaksud. Dan tulisan Ini Modul kepala.php menandakan nama dan file berhasil di proses.

2. include
Mirip dengan require, namun jika file tidak berhasil ditemukan maka akan menampilkan pesan Warning namun eksekusi script tetap dilanjutkan

1. Ubahlah file index.php menjadi seperti dibawah ini

<?php
include "kepalaa.php";
echo "<h1>Ini Halaman Utama</h1>";
include "kaki.php";
?>

2. Jalankan file index.php pada browser seperti sebelumnya. Dan hasilnya seperti dibawah ini
karena bagian atas menjadi error karena tidak ditemukan file yang dimaksud.




Yak, demikian teman-teman mengenai predefined variable dan modularisasi. Thanks, semoga bermanfaat, kritik dan saran ditunggu :D


Wassalam :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Followers

Chek me out!

Follow The Author